Selat Hormuz Terancam, Negara Teluk Berebut Jalur Alternatif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Selat Hormuz, jalur pengiriman minyak vital yang menghandle 20% ekspor minyak global dari Teluk Persia, terancam oleh ketegangan antara AS dan Iran. Iran berulang kali menyatakan akan menutup selat tersebut, sementara AS mengklaim telah menguasai area dan membersihkan ranjau. Akibatnya, negara Teluk mencari jalur alternatif untuk menjaga ekspor energi. Arab Saudi berhasil mengalihkan volume minyak melalui East-West Pipeline ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah, dengan data IMF menunjukkan peningkatan ekspor melalui Laut Merah selama krisis. Namun, jalur alternatif seperti ke Fujairah bagi Uni Emirat tetap rentan terhadap serangan. Rencana jaringan pipa baru, seperti dari Irak ke Oman, membutuhkan biaya hingga US$15 miliar dan waktu bertahun-tahun. Para ahli memperingatkan keterbatasan jalur alternatif dalam kapasitas dan keamanan, termasuk ancaman Houthi di Bab al-Mandab. Iran juga dirugikan karena penutupan Hormuz dapat memicu koalisi internasional. Meskipun upaya pengalihan dilakukan, Selat Hormuz tetap menjadi jalur utama yang sulit digantikan sepenuhnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.27
Iran Setujui Rencana Aksi Strategis untuk Selat Hormuz, Larang Semua Kapal Musuh Melintas
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.53
Harga Minyak Merosot Setelah Ekspor Lewat Selat Hormuz Meningkat
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.15
IEA Prediksi Permintaan Minyak Bakal Turun 1,6 Juta Barel per Hari
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.35
Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS
Berita terkait
Bahlil: Harga Minyak Dunia Seperti Malaria, Pagi Turun Malam Bisa Naik
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.50
Arab Alihkan Jalur Ekspor, Harga Minyak Turun!
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.08
Bahlil Ibaratkan Kondisi Geopolitik Dunia Kini Bak Malaria
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.05
IMF Ungkap Bahaya Baru Harga Minyak: Kapal Lewat Selat Hormuz Tinggal 10%
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 09.00