Harga Minyak Dunia Tembus US$ 90, Iran dan AS Saling Ancam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258069/original/058566900_1781312784-AP26162502155547.jpg)
Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Senin setelah nota kesepahaman Iran-AS yang ditandatangani 17 Juni berakhir tanpa diperpanjang. Harga minyak mentah AS (WTI) naik 2,6% ke US$ 84,50 per barel, sementara Brent naik 2,7% ke US$ 90,87 per barel. Iran menegaskan tidak akan memperpanjang kesepakatan 60 hari tersebut dan mengancam beralih ke strategi ofensif, termasuk meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz. AS menanggapi dengan ancaman keras: Presiden Trump mendesak Iran menyerah dan mengancam membom Oman, sekutu AS, jika negara tersebut menghalangi operasi militer di selat tersebut.
Lalu lintas kapal di Selat Hormuz hampir terhenti total. Data Kpler mencatat hanya tiga kapal melintas pada Minggu, jauh di bawah rata-rata 12 kapal per hari dan 130 kapal sebelum perang dimulai 28 Februari. Juru bicara Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menuduh AS melanggar kesepakatan sejak awal, sehingga masa 60 hari tidak relevan.
Analis Bob McNally (Rapidan Energy) memproyeksikan Brent berpotensi mendekati US$ 100 per barel seiring China meningkatkan impor minyak mentah. Beijing sebelumnya memangkas impor dari 130 menjadi 5 juta barel per hari, yang menahan kenaikan harga selama konflik. Kenaikan impor kilang China untuk memanfaatkan margin produk olahan dapat mendorong harga lebih tinggi lagi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.04
Iran Pastikan Amerika tak Berhak Lintasi Selat Hormuz
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 03.30
80% Kapal Pilih Jalur Oman, Apakah Iran Sudah Kehilangan Kendali di Selat Hormuz?
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.22
Iran Siap Arahkan "Serangan" Baru ke Eropa, Ini Targetnya
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 14.00
Mohammad Bagher Ghalibaf Tegaskan Tekanan AS Tak Akan Paksa Iran Beri Konsesi Tambahan
Berita terkait
Breaking: Perang Iran Bisa Melebar ke Samudra Hindia
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.00
Serangan AS Berlanjut, Harga Minyak Dunia Dekati USD100 per Barel
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 13.42
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Tawaran Selat Hormuz
Detik.com · 29 September 2026 pukul 18.12