Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 90, Iran dan AS Saling Ancam

Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Senin setelah nota kesepahaman Iran-AS yang ditandatangani 17 Juni berakhir tanpa diperpanjang. Harga minyak mentah AS (WTI) naik 2,6% ke US$ 84,50 per barel, sementara Brent naik 2,7% ke US$ 90,87 per barel. Iran menegaskan tidak akan memperpanjang kesepakatan 60 hari tersebut dan mengancam beralih ke strategi ofensif, termasuk meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz. AS menanggapi dengan ancaman keras: Presiden Trump mendesak Iran menyerah dan mengancam membom Oman, sekutu AS, jika negara tersebut menghalangi operasi militer di selat tersebut.

Lalu lintas kapal di Selat Hormuz hampir terhenti total. Data Kpler mencatat hanya tiga kapal melintas pada Minggu, jauh di bawah rata-rata 12 kapal per hari dan 130 kapal sebelum perang dimulai 28 Februari. Juru bicara Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menuduh AS melanggar kesepakatan sejak awal, sehingga masa 60 hari tidak relevan.

Analis Bob McNally (Rapidan Energy) memproyeksikan Brent berpotensi mendekati US$ 100 per barel seiring China meningkatkan impor minyak mentah. Beijing sebelumnya memangkas impor dari 130 menjadi 5 juta barel per hari, yang menahan kenaikan harga selama konflik. Kenaikan impor kilang China untuk memanfaatkan margin produk olahan dapat mendorong harga lebih tinggi lagi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait