Iran Siap Arahkan "Serangan" Baru ke Eropa, Ini Targetnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran dilaporkan mempertimbangkan serangan terhadap aset militer AS di Eropa, khususnya di Bulgaria dan Siprus, jika konflik dengan Washington kembali meningkat. Laporan ini dikutip dari Financial Times berdasarkan dua sumber dalam rezim Iran, namun belum diverifikasi secara independen. Situasi ini bertepatan dengan kebuntuan perundingan damai antara AS dan Iran, sekaligus pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan tidak ada negosiasi sedang berlangsung.
Uni Emirat Arab (UEA) menghentikan sementara seluruh perdagangan dan transaksi keuangan dengan Iran setelah mendeteksi dua rudal balistik diluncurkan dari Iran ke wilayahnya. Keputusan ini memperparah ketegangan kawasan, terutama terkait dengan Selat Hormuz yang menjadi jalur pelayaran vital. Lalu lintas kapal di Selat Hormuz sempat mengalami penurunan signifikan, dan baru-baru ini sebuah kapal kargo diserang, menyebabkan satu orang tewas.
Donald Trump juga meningkatkan tekanan terhadap negara-negara di kawasan Timur Tengah. Ia mengancam akan "membombardir habis-habisan" Oman jika dianggap menghambat tujuan AS, dan memerintahkan pengurangan signifikan latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Trump menuding Seoul tidak memberikan dukungan yang cukup dalam operasi militer AS di Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 14.00
Mohammad Bagher Ghalibaf Tegaskan Tekanan AS Tak Akan Paksa Iran Beri Konsesi Tambahan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
Ketua Parlemen Iran Tuding AS Cekik Teheran Demi Konsesi Ilegal
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.45
Iran Pantang Beri Konsesi Tambahan ke AS
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.01
Ganti Strategi, Amerika Pilih Mencekik Iran ketimbang Buang Waktu di Meja Perundingan
Berita terkait
Teheran tuding AS "cekik" Iran untuk paksakan konsesi perang
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 11.51
Ketua Parlemen Iran Kecam Menhan-Menkeu AS: Mereka Gerombolan Badut
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 05.05
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Tuntaskan Negosiasi
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.09