Mohammad Bagher Ghalibaf Tegaskan Tekanan AS Tak Akan Paksa Iran Beri Konsesi Tambahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Parlemen Iran dan kepala perunding dengan AS, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa tekanan Washington tidak akan memaksa Teheran memberikan konsesi tambahan dalam perundingan. Ghalibaf menilai AS keliru jika mengira peningkatan tekanan dapat menghasilkan konsesi yang tidak pernah menjadi bagian dari kesepakatan sebelumnya. Ia menyindir langkah-langkah AS yang dianggap melebihi kemampuan, sekaligus menyatakan tidak akan berhenti hingga menemukan solusi ajaib untuk masalah yang ditimbulkan.
Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi ketegangan pasca-pernyataan Presiden AS Donald Trump pada 8 Juli yang menyatakan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir. Setelahnya, militer AS menyerang Iran sebagai respons terhadap tindakan Tehran terhadap kapal komersial di Selat Hormuz. Iran kemudian menyerang pangkalan AS di beberapa negara Timur Tengah dan menutup Selat Hormuz, sambil menuduh Washington melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Ghalibaf menegaskan tekanan militer dan ekonomi AS tidak akan mengubah posisi negosiasi Iran. Sikap ini menunjukkan Iran tetap mempertahankan stance dalam perundingan meski ketegangan kembali meningkat. Kehadiran ketegangan ini juga memicu kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan di Timur Tengah, terutama mengingat pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur perdagangan dan energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.45
Iran Siapkan Target Baru Jika Trump Serang Lagi, Aset Militer AS di Eropa Jadi Sasaran Berikutnya
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 03.30
80% Kapal Pilih Jalur Oman, Apakah Iran Sudah Kehilangan Kendali di Selat Hormuz?
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.22
Iran Siap Arahkan "Serangan" Baru ke Eropa, Ini Targetnya
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
Ketua Parlemen Iran Tuding AS Cekik Teheran Demi Konsesi Ilegal
Berita terkait
Iran Tegaskan Belum Mau Lanjut Negosiasi dengan AS, Gencatan Senjata 60 Hari Tak Ada
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 18.30
Iran Klaim Temukan Kelemahan Militer AS: 'Lebih Lemah dari yang Kami Bayangkan'
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 15.06
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Tawaran Selat Hormuz
Detik.com · 29 September 2026 pukul 18.12