Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Langsung Turun Usai AS-Iran Setop Serangan

Harga minyak dunia turun hampir 4% pada Selasa, 4 Agustus 2026, mencapai level terendah dalam tiga pekan. Penurunan dipicu oleh pernyataan dari Qatar dan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang memicu optimisme penyelesaian diplomatik konflik Timur Tengah, yang dapat melancarkan kembali pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Harga minyak mentah Brent turun US$ 3,11 atau 3,71% menjadi US$ 80,66 per barel, setelah sempat mencapai US$ 86,33. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun US$ 3,58 atau 4,46% menjadi US$ 76,76 per barel, dari sebelumnya US$ 82,33. Sebelumnya, harga sempat menguat lebih dari 2% karena ketidakpastian. Upaya diplomatik berlanjut dengan mediasi dari Qatar, Pakistan, dan Oman. Bessent menyatakan kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz bisa tercapai selambatnya Selasa atau Rabu, dan ia melihat kapal mulai keluar dari selat. Analis UBS Giovanni Staunovo mencatat bahwa produksi minyak di Timur Tengah telah pulih tetapi masih di bawah tingkat sebelum konflik, sehingga pasar tetap kekurangan pasokan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait