Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Naik ke US$80, Pasar Khawatir Gangguan Pasokan

Harga minyak dunia naik pada perdagangan Kamis (6/8/2026), dengan Brent mencapai US$80,09 per barel (naik 0,81%) dan WTI di US$75,74 per barel (naik 0,69%). Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya Brent sempat turun di bawah US$80 per barel untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juli. Pergerakan harga masih sangat dipengaruhi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dan gas alam dunia.

Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran berlangsung positif, namun Iran membantah adanya perundingan damai dan menyatakan telah mencapai kesepahaman dengan Oman soal pengelolaan Selat Hormuz. Di sisi fundamental, stok minyak mentah AS justru naik 2,5 juta barel menjadi 407 juta barel, berlawanan dengan ekspektasi analis yang memperkirakan penurunan. Kenaikan stok terjadi karena berkurangnya aktivitas pengolahan kilang dan meningkatnya impor minyak mentah.

Risiko gangguan pasokan global masih menghantui pasar. Kelompok Houthi mengklaim menyerang kapal tanker minyak Arab Saudi di dekat pelabuhan Yanbu, sementara serangan di Laut Hitam juga mengganggu distribusi. Pasokan dari Kazakhstan terhambat akibat berhentinya operasi Caspian Pipeline Consortium beberapa kali sepanjang pekan ini. Di sisi lain, China melonggarkan pembatasan ekspor bahan bakar pada Agustus yang berpotensi menambah pasokan produk olahan minyak ke pasar internasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait