6 Bulan Perang AS-Iran, Negara Konflik Kuasai 43% Pasokan Minyak Dunia di 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Enam bulan perang AS-Israel terhadap Iran telah menciptakan krisis pasokan minyak terbesar sepanjang sejarah. Negara konflik—termasuk Iran, Ukraina, Libya, dan Venezuela—menyumbang lebih dari 43% pasokan minyak dunia pada 2026. Produksi harian mencapai 45 juta barel (bpd) atau 43% dari total global. Gangguan di Teluk diperkirakan 5-7 juta bpd, meski Arab Saudi mengalihkan jalur ke Laut Merah dan eksportir Telugu berupaya menyelundupkan minyak melewati Selat Hormuz. Selain Iran, konflik Rusia-Ukraina, krisis Libya, serta sanksi AS atas Venezuela semakin memperberat tekanan pasokan global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 20.08
Ambisi Besar Prabowo: Kita Tak Boleh Impor Minyak Lagi Satu Barrel Pun
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 06.15
Ekonomi Dunia Bisa Gawat! AS Mau Bikin Ulah Lagi, Iran Balik Mengancam
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Naik ke US$89, Pasar Ragukan Kesepakatan AS-Iran
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.28
Harga Minyak Dunia Mandek di US$87,8 saat Harapan Damai AS-Iran Redup
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.50
Raksasa Migas Panen Cuan Imbas Krisis Selat Hormuz, Ini Buktinya
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 14.15
Iran Ancam Hentikan Seluruh Ekspor Minyak di Timur Tengah, AS Justru Luncurkan D-Day Ekonomi
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.44