IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG anjlok 0,16% menjadi 6.311,07 pada siang Kamis (24/9/2025) setelah melemah signifikan pada sesi kemarin. Hanya 181 saham menguat, 469 saham melemah, 313 stagnan. Nilai transaksi Rp 5,631 triliun, volume 16,48 miliar lembar, 863.100 kali perubahan.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada RDG 22-23 September 2026, tiga pertemuan berturut-turut. Suku bunga Deposit 4,75%, Lending 6,50%. Keputusan sesuai polling 11 institusi: delapan memperkirakan tetap, tiga proyeksikan kenaikan 25 bp.
Yield Treasury AS 10 tahun melonjak 15 bp ke 5,11%, level tertinggi 2007 setelah data bisnis kuat September. Treasury 30 tahun naik 11 bp ke 5,4%, level tertinggi 2007. Kenaikan ini memicu kekhawatiran inflasi dan potensi kenaikan biaya kredit global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.30
Suku Bunga AS Berpotensi Naik Lagi, Bos BI Beber Dampaknya
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 06.07
Taruna Kelapa
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 22.00
BI Perkuat Jaga Rupiah di Tengah Ancaman Fed dan Ketegangan Timur Tengah
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.48
BI Ungkap Kondisi Ekonomi RI di Era Suku Bunga Tinggi
Berita terkait
IHSG Sesi I Dibuka Melemah 0,16% ke Level 6.364
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.05
Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.744 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.13
IHSG Anjlok 1,06% di Sesi I ke 6.307
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 12.09
Breaking! IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 11.26