IHSG Anjlok ke 6.147,85 Usai Batas Minimum Harga Saham Turun Jadi Rp1
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,59% menjadi 6.147,85 pada Senin (28/9/2026) sekaligus mulai berlakunya perubahan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1 di BEI. Kebijakan ini memungkinkan saham di bawah Rp50 dapat diperdagangkan. Sebanyak 532 saham melemah, 180 menguat, dan 81 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp12,50 triliun dengan volume 37,11 miliar saham. Penurunan IHSG dipengaruhi oleh sentimen global seperti kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve (3,75%-4,00%) dan ECB, serta tekanan Rupiah (Rp17.903/USD) dan inflasi domestik. Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate 5,75% untuk menjaga stabilitas Rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.44
IHSG Anjlok 1% dan Dolar AS Nyaris Rp 18.000, Ini Penyebabnya
JawaPos · 27 September 2026 pukul 11.45
IHSG Melemah 3,09 Persen Sepekan, Parkir di Level 6.241 pada Akhir September
Berita terkait
IHSG Melemah Dipicu Naiknya Harga Minyak dan Ekspektasi "hawkish" Fed
JawaPos · 11 September 2026 pukul 10.15
Kurs Rupiah Hari Ini Melemah, IHSG Dibuka Menguat
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 09.54
IHSG Anjlok di Zona Merah pada Awal Pekan, Turun ke Level 6.209,74
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 09.16
IHSG Dihantui Suku Bunga Tinggi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Perhatian
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.02