IHSG Menguat Sambut Pengumuman FSTE soal Pasar Modal RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,25% ke level 6.208,66 pada perdagangan pagi Rabu (7/10/2026), didorong oleh penguatan pasca-pengumuman FTSE Russell yang mempertahankan Indonesia pada kategori Secondary Emerging Market. Meski demikian, IHSG mengalami fluktuasi volatil sejak pembukaan, berada di posisi 6.210,41, dengan level terendah intraday mencapai 6.191,25 pukul 09.08 WIB dan tertinggi di 6.214,76. Volume perdagangan mencapai 7,19 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,18 triliun, sementara frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 148.759 kali. Sebanyak 282 saham menguat, 219 melemah, dan 219 stagnan, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 10.946 triliun. Penguatan ini sejalan dengan keputusan FTSE Russell dalam klasifikasinya yang diumulkan pada September 2026, yang tidak memasukkan pasar modal Indonesia ke dalam daftar pantauan (Watch List) atau negara yang berpotensi reklasifikasi. FTSE menyatakan akan terus memantau perkembangan pasar modal RI dan berinteraksi dengan pelaku pasar untuk penilaian berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 7 Oktober 2026 pukul 06.16
FTSE Russell Pertahankan Peringkat Saham RI di Kelas Emerging Market
Warta Ekonomi · 7 Oktober 2026 pukul 09.02
FTSE Russell Tahan Status Pasar Modal RI di Emerging Market, Tapi Masih Dibayangi Risiko
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 16.28
IHSG Gagah ke 6.192, Naik 1,21 Persen Sore Ini
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 13.51
OJK Denda 136 Pihak di Pasar Modal Rp112,79 M
Berita terkait
IHSG Turun 1% Usai FTSE Tahan Rebalancing Saham
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 09.20
FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI di Emerging Market
Detik.com · 7 Oktober 2026 pukul 07.30
Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 13.40
IHSG Sesi I Hari Ini Menguat 1,26% ke Level 6.196
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 13.38