Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Sempat Tembus ke Bawah 6.050, ke Mana Arah Selanjutnya?

IHSG ditutup di zona merah pada sesi I Rabu (29/7/2026), turun 37 poin (0,60%) ke level 6.093,59. Indeks sempat menyentuh tertinggi 6.174,41 dan terendah 6.029,32, dengan nilai transaksi harian mencapai Rp16,84 triliun dan volume 25,95 miliar saham. Sebagian besar sektor mengalami koreksi, dipimpin oleh properti (-4,27%) dan utilitas (-3,21%). Secara teknikal, IHSG masih di bawah rata-rata pergerakan 20 hari (≈6.146) dan momentum MACD melemah. Analis Panin Sekuritas Elandry Pratama menyebut kombinasi sentimen eksternal (perhatian terhadap keputusan suku bunga Fed) dan domestik (kinerja semester I‑2026 yang beragam) memicu aksi profit‑taking, dengan support di 6.050‑6.080 dan resistance di 6.150‑6.200. Sementara itu, Head of Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mencatat outflow asing sebesar Rp4,36 triliun dalam sepekan terakhir, didorong oleh ketidakpastian Fed rate, kenaikan harga minyak ke US$80/bbl, dan pelemahan rupiah ke Rp18.000/USD. Meski demikian, proyeksi base case IHSG masih di level 7.000, menunjukkan optimisme jangka menengah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait