Video: Sebab Rupiah Melemah dan Berpotensi Tembus Rp 18.000/USD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,55% ke level 6.263 pada sesi I Jum'at, 25 September 2025, sementara Rupiah melemah ke Rp 17.900 per USD. Penurunan keduanya dipengaruhi tekanan sentiment eksternal terkait kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve dan lonjakan yield US Treasury yang memicu aliran modal emerging market mengalami outflow. FX Analyst CNBC Indonesia Research, Elvan Chandra Widyatama, menyatakan potensi pelemahan lanjutan Rupiah hingga Rp 18.000 per USD seiring perkuannya indeks Dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 09.16
IHSG Anjlok di Zona Merah pada Awal Pekan, Turun ke Level 6.209,74
kumparan · 28 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Melemah 0,52%, Rupiah Anjlok ke Level Rp 17.986 per USD
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.02
IHSG Dihantui Suku Bunga Tinggi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Perhatian
Berita terkait
Jelang Akhir Sesi II, IHSG Anjlok 1% ke Level 6.232
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.13
Video: Sebab Asing Tinggalkan RI dan Bikin IHSG dan Rupiah Tertekan
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.02
IHSG Sesi I Parkir di Zona Merah, Turun 0,5% ke Level 6.263
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.37
Video: US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 12.30