Indef: Bursa Mineral Bikin Posisi Indonesia Kuat hingga Bisa Tentukan Harga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Institut for Development of Economics and Finance (Indef) menyatakan bahwa pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dapat memperkuat rantai pasok industri nasional dan memberi Indonesia kesempatan untuk menjadi penentu harga acuan. Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, menjelaskan bahwa bursa ini memungkinkan Indonesia menetapkan 'Indonesia reference price', sehingga tidak lagi bergantung pada mekanisme harga dari bursa luar negeri. Keberadaan bursa mineral berpotensi meningkatkan transparansi perdagangan komoditas, mencegah praktik seperti under invoicing atau transfer pricing yang merugikan penerimaan negara, serta memperkuat daya saing industri pertambangan domestik dengan sistem perdagangan yang lebih terintegrasi dan perluasan rantai pasok nasional. Namun, tantangan yang perlu diperhatikan termasuk kesiapan pelaku usaha dalam menyesuaikan sistem transaksi dan potensi tambahan biaya kepatuhan bagi korporasi tambang untuk memindahkan transaksi ke bursa domestik agar bursa dapat berjalan efektif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.29
Komoditas di Bursa Mineral Belum Final
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.58
Bursa Mineral Meluncur Tahun Depan, Namanya Icomex?
Berita terkait
Menko Airlangga Ungkap 3 Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI 2027, Ada Digitalisasi hingga Bursa Mineral
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 08.29
Prabowo Targetkan Bursa Mineral Mulai 2027, RI Siapkan Harga Acuan Komoditas Sendiri
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.09
Prabowo Siapkan Bursa Mineral RI, Harga Komoditas Tak Lagi Ditentukan Asing
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.05
Prabowo Sebut Reformasi Bursa Efek Terus Berlanjut, akan Lakukan Demutualisasi
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.26