Ekonomi Global Tak Baik-baik Saja, RI Dorong Negara Berkembang Aktif Negosiasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa negara-negara berkembang perlu menjadi bagian aktif dalam proses pembentukan dan negosiasi tata kelola global, bukan sekadar penerima ketentuan yang sudah ditetapkan. Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya fragmentasi ekonomi global, ketidakpastian perdagangan, dan tantangan pada rantai pasok. Indonesia mendorong sistem perdagangan multilateral yang terbuka, inklusif, transparan, dan berbasis aturan agar memberi ruang pembangunan yang memadai bagi negara berkembang.
Indonesia terus memperkuat peran aktifnya dalam membentuk tata kelola global yang lebih inklusif dan berkeadilan. Airlangga menegaskan bahwa jika negara berkembang tidak ikut dalam proses negosiasi, ketentuan yang dibuat nanti akan tetap diterapkan kepada mereka. Sebagai contoh, pengalaman ASEAN menunjukkan bagaimana kerja sama regional dapat mendukung ketahanan dan stabilitas ekonomi.
Di Konferensi Tingkat Tinggi BRICS ke-18 di New Delhi, India, Presiden Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto mendampingi diskusi strategis mencakup penguatan kerangka institusional BRICS, perdagangan, keuangan internasional, keamanan, energi, pangan, digitalisasi, dan perubahan iklim. Fokus ekonomi meliputi kolaborasi keuangan, pengembangan Local Currency Settlement (LCS), pembangunan rantai pasok global, serta sistem perdagangan yang transparan dan berbasis aturan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 17.30
Prabowo Sebut BRICS Punya Modal Besar untuk Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 15.00
Indonesia Dorong Tata Kelola Perdagangan Lebih Adil di KTT BRICS India
kumparan · 13 September 2026 pukul 12.25
Airlangga: Negara Berkembang Harus Ikut Tentukan Aturan Ekonomi Global
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 10.48
Prabowo hadiri KTT BRICS sebagai anggota penuh
Berita terkait
Indonesia Dorong BRICS Naikkan Posisi Dalam Rantai Nilai Global
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 22.50
Indonesia and the Doctrine of Strategic Autonomy
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 22.50
Prabowo ajak BRICS perkuat industrialisasi dan rantai pasok global
ANTARA News · 13 September 2026 pukul 20.48
BRICS Perkuat Mata Uang Lokal, RI Dorong Transaksi Lintas Negara
kumparan · 13 September 2026 pukul 17.30