2 Juta Ton Baja Lapis Seng China Masuk RI, Industri Lokal Kena Imbas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) memulai penyelidikan antidumping terhadap impor baja lapis seng (BJLS) asal China. Langkah ini diambil setelah ditemukan peningkatan impor yang signifikan, yang menyebabkan kerugian bagi industri baja dalam negeri. Penyelidikan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan PT Tata Metal Lestari dan PT Arcelormittal Nippon Steel Indonesia.
Data KADI menunjukkan bahwa dari total impor BJLS sebesar 2.562.407 metrik ton (MT) periode 2023-2025, sebanyak 2.075.801 MT atau sekitar 81 persen berasal dari China. Penyelidikan akan berlangsung selama 12 hingga 18 bulan sesuai PP Nomor 34 Tahun 2011. KADI telah menginformasikan proses ini kepada pihak terkait, termasuk pemerintah dan produsen di China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 14.44
Indonesia Mulai Selidiki Dugaan Antidumping Baja Galvanis Asal China
Berita terkait
Pengusaha Baja Ingatkan Ancaman dari China Berpotensi Mengadang RI
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.35
KADI Selidiki 3 Kasus Impor, Potensi Bikin Industri RI Berdarah-darah
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 13.45
Bahaya! Industri RI Ini Paling Banyak Dihajar Barang Impor
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.26
Perusahaan Jepang Ini Ngadu RI Diserang Bahan Baku Popok Asal China
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.55