Inflasi Jabar 0,23 persen dipicu komoditas cabai rawit dan beras
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Inflasi Jawa Barat pada September 2026 mencatatkan kenaikan sebesar 0,23 persen secara bulanan, didorong oleh keterbatasan pasokan cabai rawit dan beras akibat musim kemarau panjang yang memicu serangan hama patek dan kekeringan di sentra produksi. Kenaikan harga daging ayam ras dan telur ayam ras juga berkontribusi, sekaligus dipengaruhi oleh peningkatan permintaan pasar. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi pendorong utama inflasi bulanan dengan andil sebesar 0,16 persen. Selain itu, kenaikan biaya kuliah di awal tahun ajaran baru perguruan tinggi juga memberi dampak terhadap inflasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 14.00
BPS Catat Inflasi September 2026 Sebesar 3,28 Persen, Dipicu Komoditas Pangan
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.50
BPS: Harga Beras Naik September 2026, Eceran Tembus Rp 15.769 per Kg
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 11.24
BPS Catat Inflasi September 2026 Sebesar 0,30%
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 16.10
Wow! Inflasi di Sulawesi Utara Tembus 7,59%, Tertinggi di Indonesia
Berita terkait
Inflasi RI 3,19%, Mendagri Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Pangan
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.23
Inflasi 3,19%, Tito Minta Pemda Atensi Kenaikan Harga Komoditas Pangan
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.52
Inflasi Jabar Agustus 2026 Capai 0,21 Persen, Panen Raya Tahan Gejolak Harga
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 21.45
Inflasi Tahunan RI Tembus 3,19%, Pangan dan Rokok Jadi Biang Kerok
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 12.20