Inflasi RI 3,19%, Mendagri Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Inflasi Indonesia pada Agustus 2026 mencapai 3,19 persen secara year-on-year (YoY) dan naik 0,21 persen secara month-to-month dibandingkan Juli 2026. Kenaikan ini didorong kuatnya sektor makanan dan minuman, termasuk komoditas seperti daging ayam ras, cabai rawit, ikan segar, dan beras. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan perlunya intervensi pemerintah daerah terhadap komoditas pangan yang mengalami tekanan harga, seperti penyaluran beras SPHP dan pelaksanaan pasar murah. Tito juga meminta waspada terhadap potensi penurunan produksi akibat kemarau panjang dan karhutla.
Provinsi dengan inflasi tertinggi adalah Maluku Utara (5,28 persen), diikuti Kabupaten Kapuas (6,2 persen) dan Kota Ternate (5,75 persen). Sebaliknya, beberapa wilayah berhasil menekan inflasi, seperti Provinsi Kalimantan Utara (2,17 persen), Kabupaten Morowali (1,22 persen), dan Kota Palopo (1,73 persen) yang menjadi terbaik dari 98 kota. Tito menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan agar tidak membebani masyarakat atau merugikan produsen.
Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menyoroti tiga komoditas kunci yang perlu intervensi: beras, ayam ras, dan cabai. Untuk beras, intervensi harus segera dilakukan agar tidak menyebabkan kenaikan harga yang berkepanjangan. Ayam ras perlu dicarikan formula agar fluktuasi harganya tidak berlebihan. Sementara cabai diharapkan dapat dikelola melalui penambahan kebun dan program subsidi agar harganya stabil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.52
Inflasi 3,19%, Tito Minta Pemda Atensi Kenaikan Harga Komoditas Pangan
kumparan · 7 September 2026 pukul 17.42
Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Harga Komoditas
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 16.39
KSPI Hitung Upah Minimum 2027 Bisa Naik 7,5-8,5%, Masih Tunggu Data BPS
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.08
Beras Fortifikasi Bertebaran, Bikin Beras Medium-Premium Langka?
Berita terkait
Inflasi Tahunan RI Tembus 3,19%, Pangan dan Rokok Jadi Biang Kerok
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 12.20
Inflasi Riau Tembus 3,27 Persen pada Agustus 2026, Harga Ayam Jadi Pemicu
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 10.57
Inflasi Inti Bergerak ke 2,92%: Terkerek Harga Emas, Laptop-Oli Mesin
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.10
Inflasi Agustus 2026 Capai 3,19 Persen, Harga Daging Ayam Jadi Penyumbang Utama
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.46