Investasi Hilirisasi Tembus Rp300,1 Triliun di Semester I-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Investasi di sektor hilirisasi mencapai Rp300,1 triliun pada semester I-2026, atau 29,7% dari total investasi senilai Rp1,010,6 triliun. Mayoritas berasal dari subsektor mineral (Rp206,5 triliun), terutama nikel (Rp71 triliun), bauksit (Rp53,8 triliun), dan tembaga (Rp37,4 triliun). Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani menekankan perluasan ke perkebunan, hutanan, minyak dan gas bumi untuk menyerap tenaga kerja lebih banyak, meskipun return investasi lebih rendah. Danantara berkomitmen pada value add material sekaligus transfer teknologi dan kolaborasi riset untuk transformasi industri.
Penguasaan material maju menjadi fondasi transformasi Indonesia dari resource-rich country menjadi capability-driven country. Strategi Danantara menekankan bukan hanya biaya dan waktu, tetapi industrial development dengan melibatkan universitas, BRIN, serta co-development mitra investasi.
Data Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan mineral sebagai tulang punggung hilirisasi dengan Rp206,5 triliun. Investasi nikel terbesar di antara komoditas mineral lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19
Hilirisasi Jadi Fokus Investasi 2027, Rosan Bidik Sektor Nonmineral
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.45
Rosan: Target Investasi RI Capai Rp 2.322 Triliun pada 2027
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.25
Wamen Investasi Bocorkan Timah Solder Malaysia Lebih Murah dari RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.30
Bukan Ngarang! RI Serap 1,44 Juta Tenaga Kerja Baru di Semester I-2026
Berita terkait
Hilirisasi RI Butuh Rp11.063 Triliun, Investasi Jumbo Jadi Tantangan hingga 2040
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 18.13
Investasi RI Tembus Rp 1.010 T, Pengusaha Ungkap Dampaknya ke Industri Lokal
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.28
Bahlil & Sarmuji: Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Negara Industri
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.12
Hilirisasi Mineral Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 12.14