Jadi Produsen Besar, Indonesia Berpotensi Jadi Penentu Harga Komoditas Strategis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia berstatus sebagai negara produsen besar komoditas strategis dunia, yang dapat menjadi penentu harga pasar. Direktur Utama JFX, Yazid Kanca Surya, menyatakan bahwa posisi Indonesia sebagai produsen utama kopi, kakao, timah, dan lainnya memberikan kekuatan untuk menjadi 'price setter'. Pemerintah akan meluncurkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) pada 1 Januari 2027. BMKS tidak dibangun dari nol, melainkan berdasarkan sistem perdagangan yang sudah ada seperti yang telah dikembangkan JFX selama 27 tahun, termasuk pengalaman dalam kontrak berjangka olein dan kopi robusta. Proses ini meliputi pengembangan sistem perdagangan alternatif, pasar fisik timah, emas digital, serta akses ke bursa luar negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.15
Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027, RI Bidik Posisi Jadi Penentu Harga
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 16.16
JFX Bicara Soal Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Bentukan Pemerintah
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 19.00
Sarjito Ungkap 8 Jurus Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, RI Bakal Jadi Price Maker
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.27
Komisi XI DPR Sepakat Sarjito Jadi Kepala Pengawas Bursa Mineral
Berita terkait
Tiru Inggris-China, Bursa Mineral RI Diusulkan Cuma Satu
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.30
Sarjito sebut Dirut Bursa Mineral akan ditetapkan oleh OJK
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 17.21
OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 21.48
OJK Umumkan Pejabat Baru Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.11