Jaga Hutan Tak Gratis, Prabowo Minta Negara Emisi Tinggi Bayar Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323522/original/009925400_1786617942-IMG-20260813-WA0156.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pemerintah dalam transisi menuju ekonomi hijau melalui pengelolaan nilai ekonomi karbon. Dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPRD RI Tahun 2026, ia mengumumkan bahwa Indonesia telah resmi menerapkan sistem registrasi unit karbon untuk pertama kalinya, serta mendirikan bursa nilai ekonomi karbon yang sudah beroperasi penuh dengan mengadopsi standar internasional. Langkah ini bertujuan untuk mendatangkan keuntungan nyata dan memberikan nilai tambah bagi seluruh rakyat Indonesia.
Prabowo menekankan bahwa perlindungan kawasan hutan, termasuk hutan lindung, menjadi kunci utama dalam memangkas emisi karbon. Melalui mekanisme nilai ekonomi karbon, keberhasilan dalam mengurangi emisi dapat diubah menjadi potensi pendapatan bagi negara. Ia menjelaskan bahwa negara-negara dengan tingkat emisi tinggi dapat dibuat untuk membayar Indonesia sebagai imbalan atas upaya pelestarian hutan yang dilakukan.
Namun, Kepala Negara juga mewanti agar penerapan ekonomi hijau tidak hanya fokus pada kelestarian lingkungan, tetapi juga harus berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat. Prabowo menegaskan bahwa setiap kebijakan yang dibangun harus menciptakan nilai tambah nyata bagi rakyat Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.39
Eddy Soeparno Apresiasi Perhatian Prabowo Terhadap Ekonomi Karbon, Ini Harapannya
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.54
Prabowo Umumkan Insentif Motor Listrik, Sasar 1 Juta Unit Produksi Dalam Negeri
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.15
Bangun PLTS 100 GW dalam 4 Tahun, Prabowo: PLN Harus Tinggalkan Pembangkit Listrik dari Diesel
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 17.04
Presiden dukung skema tukar kendaraan bensin dengan motor listrik
Berita terkait
Waka MPR Dorong Pengembangan EBT Bermanfaat bagi Industri & Tenaga Kerja
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.09
Prabowo Targetkan 100 GW PLTS, Ada yang Dibangun di Bali
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.25
Megaproyek PLTS 100 GW Siap Diresmikan di Bali, Hemat Impor Ribuan Triliun
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 07.00
Waka MPR Dorong Kemitraan RI-China Bidang Transisi Energi-Ekonomi Hijau
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 10.27