Jelang Muktamar NU, Ulama Serukan Tolak Serangan Fajar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Forum Ulama Nahdliyyin (FUN) menyerukan penolakan terhadap politik uang dan risywah menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Dalam Halaqah Jam'iyyah Nahdlatul Ulama bertema Menyelamatkan Marwah Syuriyah dan Kemuliaan Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) di Jakarta, para ulama meminta pemilik suara menjaga marwah organisasi dan tidak menjadikan proses pemilihan sebagai transaksi. Ketua FUN KH Mujib Qulyubi menyampaikan adanya indikasi pelanggaran terhadap prinsip AHWA, termasuk dugaan 'tembak di tempat' dan paket lengkap dari luar, sehingga proses penentuan AHWA perlu dikembalikan pada aturan dan marwah organisasi. Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta KH Samsul Ma'arif menyoroti hubungan antara Rais Aam Kiai Miftahul Ahyar dan Ketum PBNU Gus Yahya, menilai bahwa proses ishlah yang dilakukan belum menyelesaikan persoalan secara substantif dan hanya bersifat formalistik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 09.54
Jelang Muktamar Ke-35 NU, Forum Ulama Nahdliyin Serukan Tolak 'Serangan Fajar'
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 22.30
PBNU Nyatakan Penyusunan DPT Muktamar ke-35 NU mencapai 95 Persen, Rampung pada Akhir Pekan
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 21.02
PBNU Targetkan DPT Muktamar ke-35 Rampung Akhir Pekan Ini
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.05
Muktamar ke-35 NU dan Seruan Tolak LPJ PBNU
Berita terkait
Jejak Sowan Gus Salam Menjemput Restu Ulama Jelang Muktamar ke-35 NU
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 19.18
Kiai Sepuh Tebuireng: Politik Uang Menjelang Muktamar Ke-35 NU Bukan Lagi Isu
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.42
Menjelang Muktamar Ke-35 NU, Gus Lilur Serukan GERBANG TOLL PBNU
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 06.29
Gus Lilur Serukan Tolak LPj PBNU, Minta Muktamirin Muktamar ke-35 NU Objektif
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 17.46