Kader PDIP: Ini Bukan Soal Suka atau Tidak Suka ke Gibran, Ini Soal Keadilan dan Standar Pendidikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polemik terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapatkan komentar dari kader PDIP Novita Gulo. Novita meminta agar isu ini tidak dikaitkan dengan pertarangan politik atau sentimen pribadi, melainkan difokuskan pada keadilan dan standar pendidikan nasional. Ia menyoroti kejanggalan proses penyetaraan ijazah yang diduga berasal dari program hanya enam bulan, lalu disetarakan dengan jenjang SMK. "Ini bukan soal suka atau tidak suka kepada Gibran. Ini soal keadilan dan standar pendidikan di Indonesia," ujarnya. Novita membandingkan dengan pengalaman rakyat biasa yang menempuh pendidikan panjang dengan berbagai persyaratan untuk mendapatkan ijazah. Ia meminta transparansi terhadap proses penyetaraan tersebut agar publik mengetahui dasar hukum dan parameter akademiknya. Gibran, menurutnya, sebaiknya memberikan penjelasan langsung mengenai dokumen pendidikannya yang dipersoalkan. Sebelumnya, Prof Denny Indrayana juga menantang Gibran agar menunjukkan ijazah sekolah menengah yang menjadi bagian dari polemik ini, dengan menyatakan adanya konsekuensi politik jika dokumen tidak dapat ditunjukkan.
Bagikan
Berita terkait
Ini Tiga Sosok di Balik Polemik Ijazah Gibran Rakabuming, Salah Satunya Eks Wamenkumham
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 02.20
Amien Rais Puji Langkah PDIP yang Senggol Jokowi soal Ijazah
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 18.57
Pakar: Gibran Tak Bisa Mundur sebagai Wapres Hanya Karena Polemik Ijazah
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.35
PDIP ke Jokowi: Tunjukkan Saja Ijazahnya, Biar Masyarakat Betul-Betul Yakin
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 12.19