Kata Gubernur BI soal Rapat Perdana dengan Menkeu Suahasil: Diskusinya Alot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara dalam pertemuan tingkat tinggi perdana di Kantor Pusat BI, Kamis (24/9). Pertemuan yang berlangsung cukup lama dan alur, membuat keduanya tiba 26 menit lebih lambat dari jadwal konferensi pers yang seharusnya dimulai pukul 16.00 WIB. Destry menjelaskan bahwa meski pertemuan rutin antara BI dan Kementerian Keuangan sudah dilakukan melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), pertemuan ini penting untuk memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Isu yang dibahas meliputi likuiditas, strategi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), serta berbagai isu teknis KSSK. Pertemuan ini juga hadir oleh Wakil Menkeu Juda Agung, Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman, Anggota Dewan Gubernur BI Filianingsih, dan Thomas Djiwandono. Suahasil menyampaikan bahwa pertemuan ini juga menjadi ajang silaturahmi karena keduanya baru saja dilantik. Ia menekankan pentingnya koordinasi antar anggota KSSK seperti BI, OJK, LPS, dan Danantara Indonesia untuk memperkuat perekonomian. Menkeu menyatakan bahwa APBN harus menumbuhkan, melindungi, dan kredibel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 September 2026 pukul 19.57
Suahasil Ditanya soal Publik Belum Move On dari Purbaya, Ini Jawabannya
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.56
BI dan Kemenkeu Rapat 'Alot' Kamis Sore, Bahas Apa?
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.38
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.38
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang
Berita terkait
Purbaya Pergi, Problem Fiskalnya Tinggal
kumparan · 15 September 2026 pukul 20.30
Bank Indonesia Menahan BI Rate 5,75% di Tengah Tekanan Eksternal
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 14.35
Utang Rp 218,3 Triliun ke BI Lunas, Menkeu Tegaskan Hak Tagih Obligor BLBI Tetap Berjalan
JawaPos · 22 September 2026 pukul 20.46
Rupiah Terkapar ke Rp17.813 per USD, BI: Masih Sejalan dengan Pergerakan Mata Uang Kawasan
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 15.58