Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Pergi, Problem Fiskalnya Tinggal

Purbaya Yudhi Sadewa meninggalkan Kementerian Keuangan setelah setahun mengelola APBN. Ia dikenal berani mengambil kebijakan fiskal agresif, termasuk menempatkan Rp200 triliun ke lima bank pemerintah untuk memperbesar likuiditas perbankan. Namun, keberaniannya tidak selalu tepat desain. Pengelolaan kas negara tidak hanya fiskal, tapi masuk wilayah moneter. Purbaya mengakui pernah mendapat 'kode' dari BI dan berbeda pendapat dengan otoritas lain dalam menilai likuiditas. Defisit APBN 2026 diproyeksikan melebar 2,85% PDB, mendekati batas legal 3%. Tagihan terbesar adalah memulihkan batas antara fiskal dan moneter yang sempat terlalu cair.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait