Katanya Stok Beras Melimpah, Kok Harganya Mahal? Ini Kata Bapanas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Data BPS menunjukkan harga beras nasional naik di minggu kedua Agustus 2026: beras medium rata-rata Rp14.515/kg (naik 0,23%) dan premium Rp16.363/kg (naik 0,20%) dibanding Juli. Kenaikan terjadi meski stok Bulog dinilai melimpah. Bapanas menilai masalah bukan volume stok, melainkan kecepatan dan ketepatan distribusi ke pasar. Deputi Bapanas I Gusti Ketut Astawa meminta Bulog mempercepat dan memperluas penyaluran beras SPHP langsung ke pasar tradisional, bukan hanya ke Rumah Pangan Kita (RPK). Bantuan pangan alokasi Juli-September juga harus tepat waktu. Pemda diminta memantau harga harian dan berkoordinasi dengan Bulog saat terjadi kenaikan. Pemerintah menjamin penggantian biaya distribusi SPHP via moda transportasi apa pun, sehingga Bulog tidak punya alasan menunda intervensi kecuali kendala keamanan. Ketut menekankan intervensi harus masif di Agustus-Oktober untuk menekan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras di daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 22.29
Harga Telur Masih Anjlok, Kuota Jagung Pakan Diusulkan Tambah 150 Ribu Ton
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 21.00
Stok Beras NTT 39.000 Ton, Kebutuhan 34.600 Pengungsi 300 Ton per Bulan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.40
Wamenko Hanif: Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Pangan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.37
Stok Beras NTT 39.000 Ton Dipastikan Cukup buat Penuhi Kebutuhan Korban Gempa
Berita terkait
Beras Premium Langka di Ritel Modern, Bapanas Bongkar Biang Keroknya
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 15.40
Johan Rosihan Soroti Stok Beras Berlebih tapi Harga Naik
Detik.com · 9 September 2026 pukul 13.37
Katanya Stok Beras Melimpah, Kok Harganya Mahal? Ini Penjelasan Bapanas
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 10.25
Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras di Retail-Pasar dalam Kondisi Aman
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.11