Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Kemenkeu Siapkan Sistem AI Buat Deteksi Pajak Perusahaan Kurang Bayar

Kementerian Keuangan sedang mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi potensi pendapatan pajak yang belum dibayar oleh perusahaan. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, sistem ini akan mengintegrasikan data dari Lembaga National Single Window (LNSW) yang sebelumnya belum terhubung. Dengan AI, para analis dapat lebih mudah mengidentifikasi perusahaan yang memiliki kemungkinan besar tidak membayar pajak sesuai kewajibannya.

Purbaya menjelaskan bahwa sistem ini dapat membandingkan aktivitas perusahaan dengan laporan pajak yang telah disampaikan, termasuk melihat data beberapa tahun sebelumnya untuk mendeteksi transaksi atau kewajiban pajak yang tidak tercatat. Contohnya, untuk sektor batu bara, sistem dapat memperkirakan berapa besar potensi kurang bayar pajak dari setiap perusahaan, lalu digabungkan dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang telah mereka kirimkan.

Pemerintah masih dalam proses memantau potensi tambahan yang dapat diterima dari integrasi data ini. Setelah nama perusahaan yang bersangkutan teridentifikasi, petugas pajak akan mengejar dan memverifikasi kembali kewajiban pajak tersebut. Purbaya menekankan bahwa sistem ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengumpulan pajak melalui analisis data yang lebih teliti.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait