Kemenko Pangan Dorong Penyaluran Rp253,1 Miliar Dana REDD+ GCF Lingkungan Hidup ke 10 Provinsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Koordinator Bidang Pangan mendorong percepatan penyaluran dana Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 sebesar Rp253,1 miliar kepada 10 provinsi. Dana tersebut ditujukan untuk mempercepat pelaksanaan program lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung kelestarian lingkungan. Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Komite Pengarah BPDLH, Zulkifli Hasan, menyatakan pembiayaan lingkungan perlu segera dioptimalkan hingga tingkat daerah dan lapangan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari penurunan emisi atau luas hutan yang terlindungi, tetapi juga dari manfaat bagi masyarakat.
Pendanaan lingkungan akan diperluas ke sektor lain selain kehutanan, termasuk sektor yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan. Proyek RBP REDD+ GCF diberikan berdasarkan capaian Indonesia dalam mengurangi emisi akibat deforestasi dan degradasi hutan. Indonesia menerima pendanaan GCF sebesar USD103,78 juta atas pengurangan emisi 20,25 juta ton CO2e, sekaligus menjadi negara pertama di Asia-Pasifik yang memperoleh pendanaan tersebut. Proyek Output 2 berlangsung hingga 2030 dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH dan Kementerian Kehutanan sebagai pengampu utama. Hingga Juli 2026, BPDLH telah menyalurkan lebih dari Rp500 miliar, sekitar 37 persen dari total alokasi. Sebanyak 24 dari 38 provinsi telah menerima dukungan, sedangkan Lampung menjadi provinsi pertama yang menyelesaikan implementasi program.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 20.50
Zulhas Percepat Penyaluran Rp 253,1 M Dana REDD+ GCF ke 10 Provinsi
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.11
Dana Iklim RI Rp500 Miliar Sudah Mengalir ke 1.266 Desa
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.05
RI Dibayar Dunia karena Kurangi Emisi, Kantongi US$103 Juta
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 02.00
Aceh Terima Hibah Rp 27 M untuk Menjaga Hutan
Berita terkait
Regulasi EUDR Bukan Halangan untuk Gunakan Produk Furnitur Berkualitas
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 15.35
Koalisi Transisi Bersih Soroti Risiko Ekspansi Lahan di Balik Target Bioetanol E20
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 19.30
IIF peroleh akreditasi dari GCF, perluas akses ke pendanaan global
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 21.07
Melihat Populasi Orang Utan yang Kini di Ambang Kepunahan
kumparan · 11 September 2026 pukul 12.52