Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenko Pangan Dorong Penyaluran Rp253,1 Miliar Dana REDD+ GCF Lingkungan Hidup ke 10 Provinsi

Kementerian Koordinator Bidang Pangan mendorong percepatan penyaluran dana Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 sebesar Rp253,1 miliar kepada 10 provinsi. Dana tersebut ditujukan untuk mempercepat pelaksanaan program lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung kelestarian lingkungan. Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Komite Pengarah BPDLH, Zulkifli Hasan, menyatakan pembiayaan lingkungan perlu segera dioptimalkan hingga tingkat daerah dan lapangan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari penurunan emisi atau luas hutan yang terlindungi, tetapi juga dari manfaat bagi masyarakat.

Pendanaan lingkungan akan diperluas ke sektor lain selain kehutanan, termasuk sektor yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan. Proyek RBP REDD+ GCF diberikan berdasarkan capaian Indonesia dalam mengurangi emisi akibat deforestasi dan degradasi hutan. Indonesia menerima pendanaan GCF sebesar USD103,78 juta atas pengurangan emisi 20,25 juta ton CO2e, sekaligus menjadi negara pertama di Asia-Pasifik yang memperoleh pendanaan tersebut. Proyek Output 2 berlangsung hingga 2030 dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH dan Kementerian Kehutanan sebagai pengampu utama. Hingga Juli 2026, BPDLH telah menyalurkan lebih dari Rp500 miliar, sekitar 37 persen dari total alokasi. Sebanyak 24 dari 38 provinsi telah menerima dukungan, sedangkan Lampung menjadi provinsi pertama yang menyelesaikan implementasi program.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait