Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dana Iklim RI Rp500 Miliar Sudah Mengalir ke 1.266 Desa

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) telah menyalurkan dana Proyek Results-Based Payment REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 sebesar lebih dari Rp500 miliar ke 1.266 desa di 225 kabupaten di Indonesia. Dana sebesar US$103,78 juta (setara Rp1,85 triliun) ini merupakan bagian dari pendanaan Results-Based Payment (RBP) dari Green Climate Fund (GCF). Proyek ini mendukung berbagai inisiatif seperti perluasan Perhutanan Sosial (2 juta hektare), fasilitasi penetapan hutan adat (40 usulan), pendampingan usaha kelompok perhutanan sosial, pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA), penguatan 150 KPH di 24 provinsi, rehabilitasi 3 ribu hektare, dan pengelolaan sampah berkelanjutan. Output 2 proyek ini berjalan hingga 2030.

Hingga kini, 34 provinsi telah mengakses pendanaan RBP REDD+ GCF Output 2 dengan total komitmen mencapai Rp761,021,155,308, yang merepresentasikan 94,8% dari total alokasi untuk provinsi. Penyaluran dilakukan langsung kepada kementerian teknis (Kementerian Kehutanan, KLHK, Kementerian Pertanian, dan Kementerian ESDM) serta tidak langsung kepada Pemerintah Provinsi melalui lembaga perantara. Provinsi Lampung menjadi provinsi pertama yang menyelesaikan implementasi program, sementara pada Agustus 2026, 10 proposal dari 10 provinsi ditandatangani untuk pelaksanaan program.

Menurut Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BAPEDAL, insentif ini bertujuan memperkuat transformasi tata kelola kehutanan, meningkatkan kapasitas daerah, memperluas manfaat bagi masyarakat, dan memastikan keberlanjutan hasil. Direktur Utama BPDLH menegaskan komitmen untuk memperluas akses pembiayaan lingkungan yang inklusif dan berdampak guna mendukung penurunan emisi dan ketahanan iklim Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait