Kemenperin: Sertifikasi Halal Tak Cukup, Produk RI Masih Sulit Tembus Pasar Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sertifikasi halal saja dinilai belum cukup untuk membawa produk industri Indonesia menembus pasar global. Kepala BSKJI Kemenperin Emmy Suryandari menekankan bahwa sertifikasi harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk, didukung ekosistem industri halal yang kuat, terintegrasi, dan siap memenuhi kebutuhann pasar internasional. Indonesia memiliki potensi besar dengan pasar domestik luas dan sumber daya manusia yang berkembang, namun potensi ini perlu diterjemahkan menjadi kapasitas produksi kompetitif di pasar global agar tidak hanya menjadi konsumen tetapi juga produsen utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 27 September 2026 pukul 17.00
Perkuat Industri Halal, Kemenperin Buka Peluang Jenama Lokal Mendunia
kumparan · 29 September 2026 pukul 10.18
Bisnis Industri Halal Menggeliat, Halal Indo 2026 Raup Komitmen Rp 622 Miliar
Berita terkait
Menperin Bongkar PR Industri Halal RI, Pasar Jumbo tapi Investasi Masih Seret
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.58
Industri Halal Catat Rp622 Miliar, tapi Realisasi Bisnis Masih Jadi Tantangan
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 19.28
Ekspor Industri Halal Tembus USD 35,7 M, Menperin Dorong Indonesia Jadi Produsen Dunia
JawaPos · 27 September 2026 pukul 11.00
Dexa Group: Kepastian Halal Mendukung Akses Produk ke Pasar Global
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 10.48