Kepala BRIN Pamer Teknologi Penyimpanan Gas, Bisa Pangkas Impor-Hemat Devisa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BRIN, Arif Satria, memamerkan teknologi Adsorbed Natural Gas (ANG) kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. Ratusan peneliti BRIN hadir untuk menunjukkan berbagai hasil penelitian canggih, termasuk teknologi ANG yang berpotensi mengurangi impor gas dan menghemat devisa negara.
Teknologi ANG menggunakan material Metal Organic Frameworks (MOF) yang mampu menyimpan gas alam pada tekanan rendah, kurang dari 30 bar. Hal ini membuatnya lebih aman dari risiko ledakan dan berpotensi menjadi pengganti LPG untuk kebutuhan memasak rumah tangga. MOF memiliki daya serap gas mendekati 95% dan telah diuji hingga 700 kali siklus, dengan target 1000 siklus untuk penggunaan minimal 5 tahun.
Dengan kemampuan menyimpan gas pada tekanan rendah dan efisiensi tinggi, teknologi ANG diharapkan dapat memberikan solusi energi yang lebih murah dan efisien, serta mengurangi ketergantungan pada impor gas. Pengembangan ini merupakan bagian dari upaya BRIN dalam mendorong revolusi energi di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 13.05
BRIN Punya Tabung Penyimpanan CNG Tekanan Rendah, Bisa Jadi Opsi Pengganti LPG
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.45
Negara Bakal Hemat Rp 26 Triliun pada Sektor Migas, Wow!
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 12.25
BRIN Klaim Teknologi ANG Bisa Hemat Devisa Rp 26 Triliun per Tahun
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 11.10
BRIN Kembangkan Teknologi ANG Pengganti LPG, RI Bisa Hemat Rp26 T
Berita terkait
Prabowo Tes Langsung Kekuatan Genteng Buatan BRIN
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.31
BRIN Kembangkan Teknologi Penyimpanan Gas, Bisa Pangkas Subsidi LPG Rp 26 Triliun
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.45
Prabowo Subianto Tegaskan Suka Memimpin dengan Fakta
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.00
Pemerintah Mau Genjot Jaringan Gas Alam ke Rumah Warga demi Kurangi Impor LPG
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 12.54