BRIN Klaim Teknologi ANG Bisa Hemat Devisa Rp 26 Triliun per Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mengembangkan teknologi Absorbed Natural Gas (ANG), yaitu teknologi penyimpanan gas alam berbasis material Metal Organic Framework (MOF) yang dikembangkan bersama peraih Nobel asal Jepang. Kepala BRIN Arif Satria menyatakan teknologi ini menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto saat dialog dengan para periset BRIN.
Jika diterapkan, ANG diklaim dapat menghemat devisa negara hingga Rp26 triliun per tahun dengan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG. Teknologi ini merupakan pengembangan dari Compressed Natural Gas (CNG) yang memungkinkan gas alam disimpan dalam volume lebih besar menggunakan tabung berukuran sama.
Sebagai contoh, tabung berkapasitas setara LPG 3 kilogram yang biasanya hanya bertahan sekitar 10 hari bisa digunakan hingga 15 hari dengan teknologi ANG. BRIN masih terus melakukan uji coba dan berencana meningkatkan daya tahan tabung hingga dua kali lipat dari kondisi saat ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 11.10
BRIN Kembangkan Teknologi ANG Pengganti LPG, RI Bisa Hemat Rp26 T
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 19.00
BRIN Klaim Teknologi Ini Bisa Hemat Subsidi LPG Rp 26 T
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 14.50
BRIN Produksi Sepatu Karet Rp80 Ribu, Prabowo Ikut Pesan
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.18
Kepala BRIN Pamer Teknologi Penyimpanan Gas, Bisa Pangkas Impor-Hemat Devisa
Berita terkait
BRIN akan Paparkan Produk Inovasi ke Prabowo, Termasuk Pengganti LPG
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.43
BRIN Siapkan N219 Jadi Ambulans Terbang untuk Daerah Terpencil
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.49
BRIN Siapkan Pesawat N219 dan Versi Amfibi untuk Ambulans Terbang
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 23.29
Analisis Peneliti BRIN Terkait Potensi Maksimal Gempa NTT
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.16