Polemik 'Pengupas Bawang', GCP Minta Pembuat Naskah Pidato Prabowo Diusut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR/DPRD pada 14 Agustus 2026, di mana ia menyebutkan bahwa pengupas bawang mendapatkan penghasilan Rp700 ribu per kilogram. Pernyataan ini kemudian ramai dibahas di media sosial dan menuai kritik.
Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan, menyoroti pernyataan tersebut dan meminta penjelasan mengenai proses penyusunan naskah pidato. Menurutnya, angka Rp700 ribu per kilogram untuk jasa mengupas bawang terlalu tinggi dan tidak masuk akal. Kurniawan menilai pernyataan ini serius karena disampaikan dalam forum kenegaraan resmi.
Kurniawan mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab atas penyusunan pidato serta proses protokoler yang memungkinkan pernyataan tersebut disampaikan. Ia menduga terdapat persoalan internal di lingkaran Presiden yang perlu ditelusuri lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 13.53
50 Buku Sehari Tak Bisa Membuat Prabowo Kalahkan Jokowi: Pidatonya Bisa Lebih Jaga Perasaan Rakyat
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 12.14
Sikap Prabowo Berubah Sejak Joget Gemoy: Ejek Rakyat hingga Kupas Bawang Sekilo Rp700 Ribu
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 06.55
Kenapa Pidato Prabowo Selalu Blunder? Said Didu Singgung Dua Kemungkinan
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Hakim Selalu dalam Ingatan, Guru dan Nakes Lagi-lagi Terlupakan
Berita terkait
Ketika Klarifikasi Pemerintah Berubah Menjadi Pembelaan
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 08.08
Pidato Presiden Prabowo Bikin PPPK Bertanya: Di Mana Kehadiran Negara untuk Kami?
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.04
Idrus Marham Puji Pidato Prabowo soal Kedaulatan di Berbagai Sektor Ekonomi
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.21
Puji Pidato Prabowo, Anggota MPR Sebut Pemerintah Tengah Bangun Fondasi
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.48