Ketua MPR Tegas: WNI Tak Dibenarkan Bela Negara Lain dalam Perang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa warga negara Indonesia tidak dibenarkan membela negara lain dalam peperangan, termasuk kasus delapan WNI yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia untuk bertempur melawan Ukraina. Pernyataan ini disampaikan Muzani di Kompleks Senayan, Jakarta, pada Sabtu (5/9/2026), menanggapi laporan Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina yang mengklaim adanya dokumen sekaligus mengonfirmasi perekrutan tersebut. Menurut Muzani, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan kebenaran informasi dan memanggil para WNI yang bersangkutan untuk klarifikasi langsung, karena hal ini sudah menyangkut keterlibatan dalam peperangan, bukan sekadar pembelaan. Ia juga menilai keterlibatan WNI dalam konflik bersenjata negara lain dapat menimbulkan risiko besar bagi hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat. Selain itu, Muzani menyinggung adanya aturan yang mengatur status kewarganegaraan dalam kondisi ini, namun ia belum mengetahui secara rinci ketentuan yang berlaku dan berharap lembaga berwenang segera mengambil langkah sesuai aturan. Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa informasi dari otoritas intelijen Indonesia menunjukkan para WNI diduga direkrut melalui pihak ketiga yang menawarkan pekerjaan seolah-olah berkaitan dengan satuan pengamanan atau tenaga administrasi dengan janjian gaji besar sebelum akhirnya dikirim untuk menjadi tentara. Pemerintah Indonesia juga disebut telah melakukan langkah antisipasi dengan melibatkan otoritas intelijen dan Kementerian Luar Negeri, termasuk mengirimkan utusan ke negara-negara terkait. Namun, kabar ini masih perlu diklarifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 September 2026 pukul 19.57
Muzani soal 8 WNI Jadi Tentara Rusia: Tak Dibenarkan Bela Negara Lain
Detik.com · 5 September 2026 pukul 18.21
Ketua MPR soal Kabar 8 WNI Direkrut Tentara Rusia: Tidak Dibenarkan
Berita terkait
Muzani Sebut Semua Masukan soal PPHN Dipelajari, Termasuk dari Pembaca Online
kumparan · 5 September 2026 pukul 21.50
Ketua MPR Soroti 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Bisa Bahayakan Hubungan RI
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 20.27
Pesan Muzani Finalis LKBB-PB: Utamakan Kepentingan Negara di Atas Segalanya
kumparan · 5 September 2026 pukul 19.38
Ketua MPR Pastikan Semua Masukan Terkait Naskah PPHN Akan Dipelajari
Detik.com · 5 September 2026 pukul 18.36