Korban Perang AS-Iran Disebut Capai 22 Orang, Pentagon Baru Catat 18
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jumlah prajurit Amerika Serikat yang tewas sejak konflik dengan Iran pada 28 Februari 2026 mencapai minimal 22 orang, lebih tinggi dari angka resmi Pentagon sebesar 18 orang yang tercatat dalam Defense Casualty Analysis System (DCAS). Perbedaan ini disebabkan oleh empat kematian yang belum terantum dalam basis data publik, termasuk Mayor Sorffly Davius yang meninggal di Kuwait pada 6 Maret dan Sersan Devin Seibel yang tewas di Irak pada 31 Mei. Selain itu, tiga kontraktor asal Amerika Serikat juga meninggal di kawasan Timur Tengah selama operasi tempur. Pentagon masih belum memberikan penjelasan resmi mengenai perbedaan angka tersebut. Data publik Pentagon mencatat 18 kematian dan lebih dari 820 personel terluka, dengan 14 kematian masuk kategori Operation Epic Fury dan 4 lainnya dalam kategori Overseas Operations setelah gencatan senjata pada 7 Juli.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 07.31
Iran Minta AS Terima Kenyataan Jet Tempurnya Mudah Diburu dan Dihancurkan
Detik.com · 18 September 2026 pukul 17.30
PBB Sebut AS Terindikasi Lakukan Kejahatan Perang di Iran
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.35
Selama Trump & Netanyahu Masih Berkuasa, Iran tidak Akan Membuka Kembali Selat Hormuz
kumparan · 18 September 2026 pukul 08.00
Delegasi Iran Diizinkan Hadiri Sidang PBB, Tapi Masih Larang Palestina Masuk AS
Berita terkait
AS Blokade Pelabuhan Iran, 103 Kapal Komersial Dipaksa Ubah Haluan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.52
Inspektur Jenderal Pentagon Akhirnya Akui AS Kekurangan Amunisi akibat Perang Iran
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 12.49
Iran akan Menjatuhkan Sanksi Maritim Terhadap Kapal yang Memasuki Zona Baru Tanpa Izin
VOI · 10 September 2026 pukul 06.00
Qatar: Perang Iran Tunjukkan Bersekutu dengan AS Tak Menjamin Keamanan
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 09.07