Lapangan Kerja AS Susut 23.000, Tingkat Pengangguran Turun Jadi 4,1%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4266425/original/035543800_1671506043-20221220-Libur-Natal-Tahun-Baru-AS-AP-5.jpg)
Ekonomi AS mencatat penurunan jumlah lapangan kerja sebesar 23.000 pada Juli 2026, jauh di bawah perkiraan pasar yang mengharapkan penambahan 83.000. Penurunan ini didorong terutama oleh sektor pemerintah daerah dan pendidikan (-50.000), ritel (-19.000), keuangan (-14.000), serta rekreasi dan perhotelan (-40.000). Sektor pemerintah kehilangan 53.000 lapangan kerja, sementara sektor swasta bertambah 30.000. Pada saat yang sama, tingkat pengangguran turun tipis ke 4,1% seiring penurunan tingkat partisipasi angkatan kerja ke 61,4%, level terendah dalam lebih dari lima tahun. Analis menilai penurunan ini mencerminkan pasar tenaga kerja yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.58
Video: Sinyal Suku Bunga Tinggi BI dan The Fed, Bos MI Ungkap Efeknya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.03
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.800 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 08.26
Bursa Asia Menguat, Investor Pantau Konflik Iran-ASdan Data Inflasi
Berita terkait
Harga Emas Hari Ini Melesat 1%, Investor Menanti Data Ekonomi AS
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 06.52
Harga Emas Turun, Konfik Selat Hormuz Dorong Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga AS
kumparan · 28 September 2026 pukul 08.37
Donald Trump Dihantam Isu Inflasi, Tingkat Kepuasan Publik AS Anjlok Jelang Pemilu Sela
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.06
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4% Abaikan Tuntutan Donald Trump
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.37