Lebih Pede, Singapura Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/4112101/original/023729000_1659532008-20220802_111724.jpg)
Singapura menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2026 menjadi 4,5% hingga 5,5%, lebih dari dua kali lipat batas bawah perkiraan sebelumnya sebesar 2%–4%. Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) menyebut kenaikan ini didorong kinerja ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan pada paruh pertama tahun ini, serta pertumbuhan sektor terkait kecerdasan buatan (AI) dan ekspor. Ini merupakan kenaikan proyeksi kedua kalinya pada tahun ini, setelah awal tahun MTI hanya memperkirakan ekonomi tumbuh 1%–3%. MTI juga menilai dampak ekonomi dari konflik AS-Iran lebih kecil dari kekhawatiran awal karena penurunan persediaan minyak dan peralihan ke sumber energi alternatif membantu membatasi kenaikan harga energi global.
Pengumuman ini bersamaan dengan revisi data pertumbuhan kuartal II. Ekonomi Singapura tumbuh 5,9% secara tahunan, lebih tinggi dari estimasi awal 5,7%, ditopang sektor manufaktur, perdagangan grosir, serta keuangan dan asuransi. Kinerja yang lebih kuat ini berpotensi memberi ruang bagi Monetary Authority of Singapore (MAS) mengambil langkah lanjutan mengendalikan inflasi. Sebelumnya, pada akhir Juli, MAS secara tak terduga memperketat kebijakan moneternya dan memperingatkan biaya impor berpotensi naik akibat harga bahan bakar, biaya input elektronik, serta cuaca buruk di negara sumber impor. Inflasi inti Singapura naik menjadi 1,6% pada Juni dari 1,4% pada Mei, mendekati batas bawah kisaran proyeksi MAS sebesar 1,5%–2,5%, sementara inflasi umum tercatat 1,9%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 08.19
Grace PSI Tegaskan Independensi Bank Indonesia Tak Bisa Ditawar
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 20.10
Tsunami Kebangkrutan, 1.000 Perusahaan Jepang Gulung Tikar
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.11
Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.09
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
Berita terkait
BI Rate Diproyeksi Tetap 5,75 Persen di Tengah Tekanan Rupiah dan Global
kumparan · 23 September 2026 pukul 10.48
Pergerakan rupiah Kamis dipengaruhi perkembangan kebijakan moneter AS
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 11.12
Independensi Bank Indonesia Jadi Sorotan
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.43
Ekonom sebut pengambilan kebijakan jadi ujian independensi BI
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 17.45