Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Survei BPS: 69,57% Orang RI Melek Keuangan, 93,61% Punya Akses

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026. Survei melibatkan 75.000 responden di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dengan wawancara tatap muka dibantu sistem Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI). Tingkat literasi keuangan nasional 2026 mencapai 69,57%, naik dari 66,64% pada 2025. Artinya, sekitar 70 dari 100 penduduk usia 15-79 tahun tergolong well literate karena memenuhi lima parameter: pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap, dan perilaku keuangan.

Berdasarkan jenis keuangan, indeks literasi konvensional tercatat 69,57% dan syariah 43,07%. Literasi keuangan tertinggi ada di DKI Jakarta dengan 84,01%. Sementara itu, indeks inklusi keuangan 2026 mencapai 93,61%, naik 0,87 poin dari 92,74% pada periode sebelumnya. Kenaikan terutama berasal dari keuangan konvensional yang naik dari 92,61% menjadi 93,52%.

Survei juga mencatat 62,51% responden tahu simpanan dijamin, 46,31% mengetahui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) atau pernah melihat logo LPS, dan hanya 12,47% yang tahu polis asuransi (selain BPJS) dijamin. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan hasil SNLIK ini menjadi dasar kebijakan program literasi dan inklusi keuangan ke depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait