Lowongan Kerja AS Lesu, Peluang The Fed Naikkan Bunga Oktober Makin Tipis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Data tenaga kerja AS pada September 2026 mengalami kemacetan signifikan. Nonfarm payrolls hanya menambah 29.000 pekerjaan, jauh di bawah ekspektasi 90.000. Sementara itu, pengangguran naik ke 4,2% dari 4,1%. Data Agustus juga direvisi turun dari 162.000 menjadi 133.000 pekerjaan. Secara keseluruhan, perekonomian AS kehilangan 60.000 pekerjaan lebih sedikit dibandingkan perkiraan untuk Juli-Agustus 2026. Meskipun pertumbuhan lapangan kerja menurun, pasar tenaga kerja tetap dalam kondisi "low-hire, low-fire" dengan PHK rendah dan permintaan domestik yang kuat. Kenaikan pengangguran dan data payroll yang lemah mempertajam peluang The Fed naikkan suku bunga Oktober, meski masih di angka 23% menurut FedWatch Tool. Inflasi masih di atas target 2% sehingga ekonom prediksi The Fed berpotensi menaikkan suku bunga Desember 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.00
Ekonomi AS Lesu: Pengangguran Naik, Penyerapan Kerja Cuma 29 Ribu
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 17.04
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.882, BI Perluas Underlying Operasi Moneter
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 16.27
Rupiah menguat seiring penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed
Berita terkait
Rupiah melemah dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga Fed
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 10.13
The Fed Naikkan Suku Bunga Jadi 3,75-4 Persen, Pertama Sejak 2023
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 05.38
IHSG Diprediksi Mixed to Positive, Investor Cermati Data Ekonomi AS dan Jackson Hole
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 08.56
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Oktober 2026
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.35