Rupiah melemah dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah menjadi Rp17.997 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa, turun 19 poin (0,11 persen) dari Rp17.978. Penyebab utama adalah ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Menurut analis Lukman Leong, investor memprediksi kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga 0,25 persen pada 28 Oktober 2023, setelah kenaikan pertama tahun ini pada 16 September ke kisaran 3,75-4 persen. Data CME FedWatch menunjukkan peluang 70 persen untuk kenaikan tersebut. Lukman menyebut sikap Presiden Trump yang menolak proposal damai Iran memperkuat ekspektasi kepatasan kebijakan The Fed. Investor juga berhati-hati menantikan data pekerjaan AS Jolts yang diproyeksikan turun menjadi 7,24 juta lowongan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.44
IHSG Anjlok 1% dan Dolar AS Nyaris Rp 18.000, Ini Penyebabnya
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.54
Bos BI Buka-bukaan Penyebab Rupiah Melemah
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.04
Rupiah Melemah 0,48%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 12.02
Bos BI Beri Peringatan, Mata Uang Dunia Tengah Hadapi "Strong Dollar"
Berita terkait
BI: Pelemahan rupiah dipengaruhi kekhawatiran tekanan inflasi global
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 11.36
Rupiah Sempat Tertekan Mendekati 18.000, Sentimen Eksternal Biang Keladinya
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 16.01
Video: Sebab Asing Tinggalkan RI dan Bikin IHSG dan Rupiah Tertekan
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.02
Rupiah Hari Ini Tertekan ke 17.933, Potensi Kenaikan Bunga The Fed Jadi Beban
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 11.02