Rupiah menguat seiring penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat 0,47 persen menjadi Rp17.882 per dolar AS pada penutupan Jumat, dipengaruhi penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Penurunan ekspektasi ini dipicu data inflasi AS yang lebih rendah dari proyeksi, sehingga peluang kenaikan suku bunga Fed bulan Oktober menurun menjadi 26 persen dari 69 persen. PCE inti AS pada Agustus naik 3 persen tahunan, lebih rendah dari ekspektasi 3,3 persen. Konflik AS dengan Iran masih menjadi faktor risiko yang memantau pasar, terutama melalui Selat Hormuz sebagai jalur pasokan energi global. Kurs JISDOR Bank Indonesia juga menguat ke level Rp17.898 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 17.04
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.882, BI Perluas Underlying Operasi Moneter
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 09.15
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.885
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.45
Rupiah Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.15
Rupiah Bangkit ke Rp17.892 per Dolar AS Jumat Sore
Berita terkait
Rupiah melemah dipengaruhi potensi pengetatan kebijakan moneter Fed
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 16.08
Pergerakan rupiah Kamis dipengaruhi perkembangan kebijakan moneter AS
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 11.12
Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.05
Rupiah melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.41