Luhut Cari 500 Ribu Agen Buat Kebut Pengumpulan Data Penerima Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9361779/original/006428200_1790747357-1000458247.jpg)
Kementerian Sosial melalui Ketua KPTDP Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan mengumpulkan data 48-50 juta penerima bantuan sosial (bansos) hingga akhir 2026. Dari data tersebut, sekitar 6 juta sudah terkumpul pada 2026. Untuk mencapai target, dilibatkan 500 ribu agen yang tiap harinya mendaftarkan dua orang warga, sehingga dalam satu bulan dapat mencapai 30 juta orang. Agennya terdiri dari TNI, Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparatur desa, hingga penyuluh pertanian yang turun ke desa untuk mendaftarkan masyarakat yang sulit dijangkau. Data yang dikumpulkan menjadi acuan verifikasi penyaluran bansos mulai kuartal I 2027. Pada 2027, calon penerima PKH dan BPNT wajib mendaftar melalui Perlinsos Digital, namun tidak semua yang mendaftar akan diterima karena harus melewati proses verifikasi dan pemadanan data.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 12.38
Registrasi Bansos Digital untuk 2027 Dimulai, Luhut: Pemerintah Kerahkan Seluruh Kekuatan
Detik.com · 30 September 2026 pukul 14.15
Pemerintah Rombak Data Penerima Bansos, Status Desil Warga Ikut Berubah
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.05
Pemerintah Kocok Ulang Penerima Bansos, Ini Cara Daftar Secara Mandiri
Berita terkait
Cara Baru Daftar Bansos 2026: Luhut Siapkan 250 Ribu Agen Perlinsos Digital, Tak Perlu Ribet Urus Berkas
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.36
Pemerintah Buka Registrasi Ulang Bansos, Simak Batas Waktunya
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 13.50
Luhut Minta TNI/Polri Blusukan Mendata Masyarakat Layak Terima Bansos
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 12.49
50 Juta Warga Desil 1-5 Dapat Bansos via Digital, Akurasi Data Jadi Sorotan
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 16.11