Mata Uang Euro Jatuh ke Level Terendah dalam 17 Bulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460713/original/069147500_1767271184-euro.jpg)
Mata uang euro anjlok ke level terendah dalam 17 bulan, ditarik sampai US$1,1161 pada perdagangan Asia, setelah penurunan empat pekan berturut-turut. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Prancis dan aksi jual besar-besaran di pasar obligasi negara tersebut. Tekanan ini juga mempengaruhi mata uang lain di kawasan, sementara dolar AS justru menguat meskipun data ketenagakerjaan AS turun dari perkiraan. Kekhawatiran politik dan fiskal Prancis, termasuk kenaikan biaya pinjaman dan ketidakpastian menjelang pemilu April 2027, menjadi faktor utama pelemahan euro. Obligasi pemerintah Prancys terkena dampak signifikan akibat inflasi dan lonjakan harga minyak, dengan kontrak berjangka obligasi turun 0,13% dan mendekati level terendah sepanjang sejarah. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun mencapai 5,262%, turun setelah sebelumnya mencapai level tertinggi dalam 24 tahun, mencerminkan ketegangan pasar keuangan global. Pound sterling melemah 0,24% menjadi US$1,32064, sementara yen diperdagangkan di level 157,92 per dolar AS. Indeks dolar naik 0,47% menjadi 102,37, didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang kemudian mereda setelah data ketenagakerjaan AS yang lemah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.18
Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 11.35
Waspada! Rupiah Terus Keok Lawan Dolar AS Mulai Buat Harga Barang Naik
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 09.12
Rupih Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950
Berita terkait
Rupiah Ditutup Melamah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.12
Sempat Melonjak, Harga Emas Mendadak Anjlok Hari Ini
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 07.42
Rupiah Menguat ke 17.882, Tekanan Potensi Kenaikan Bunga The Fed Berkurang
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.23
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.925
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 09.19