Rupiah Ditutup Melamah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,39% ke Rp17.940/US$ pada perdagangan Kamis (1/10/2026), balikkan penguatan 0,50% sehari sebelumnya. Dolar AS menguat 0,23% menjadi 101,678 dalam indeks DXY, mencapai level tertinggi lebih dari tiga bulan. Greenback didukung kenaikan imbal hasil US Treasury 10 thun ke 5,33% (tertinggi 2002) dan kekhawatiran inflasi global akibat perang AS-Israel-Iran. Inflasi AS lebih rendah dari ekspektasi, tetapi pasar obligasi global turun 2,17% bulan September. Di Indonesia, inflasi September 2026 mencatat 0,30% bulanan (0,21% Agustus), tahunan 3,28% (3,19% Agustus). Inflasi inti melandai 2,84% tahunan dari 2,92%. Inflasi tahunan tetap dalam sasaran BI 1,5%-3,5%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 15.30
Rupiah melemah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 11.07
Pergerakan rupiah dipengaruhi ADP Employment Change AS yang meningkat
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 09.26
Rupiah Loyo ke Rp17.906 per Dolar AS Awali Oktober
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.20
Bahaya Rupiah Tembus Rp18 Ribu Mengintai Kantong Masyarakat
Berita terkait
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.03
Rupiah Jatuh Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Siapkan Intervensi Tiga Jalur
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 13.20
BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 11.22
Rupiah Ditutup Melemah 0,11%, Dolar AS Naik ke Rp17.715
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 15.04