Menag Ungkap Keunggulan Wakaf Saham
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419222/original/009460000_1763646900-Menag_Tafsir.jpg)
Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa pengembangan wakaf saham bertujuan untuk menghimpun dana demi kemaslahatan umat. Skema ini masih dalam proses pengoptimalan, dan rincian teknis disarankan dikonfirmasi ke Badan Wakaf Indonesia (BWI). Nasaruddin menekankan bahwa inovasi ini dirancang untuk memaksimalkan peluang finansial bagi masyarakat.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan bahwa enam Anggota Bursa (AB) telah siap mendukung wakaf saham melalui Sistem Online Trading Syariah (SOTS), yang bekerja sama dengan lembaga filantropi Islam. Saham syariah yang disalurkan akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi.
Berdasarkan data IDX Islamic, ekosistem wakaf saham melibatkan lima perusahaan sekuritas, satu manajer investasi, dan tujuh lembaga wakaf. Secara keseluruhan, 18 Anggota Bursa di pasar modal telah dilengkapi dengan platform SOTS untuk mendukung transaksi saham berbasis syariah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 12.10
Soal Gerakan Wakaf Saham di Istiqlal, Kemenag Beri Penjelasan
Berita terkait
Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal Indonesia
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.00
Penjelasan OJK & BEI soal Masjid Istiqlal Masuk Bursa
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 07.30
OJK Buka Suara Soal Wakaf Saham di Istiqlal
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 19.50
BEI & OJK Buka Suara soal Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.37