Mendag Ungkap Penyebab Harga Kedelai Mahal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengonfirmasi kenaikan harga kedelai akibat dinamika perdagangan global dan gejolak harga minyak dunia. Berdasarkan data SP2KP, harga kedelai naik dari Rp 12.000/kg menjadi sekitar Rp 13.200/kg. Pemerintah melalui Kemendag dan Kemenko Pangan tengah mengkaji solusi, termasuk kemungkinan pemberian subsidi untuk menekan harga.
Kenaikan ini berdampak signifikan bagi perajin tahu dan tempe yang juga terbebani kenaikan biaya BBM, plastik kemasan, dan ongkos angkut. Akibatnya, banyak perajin menyiasati kondisi dengan memperkecil ukuran produk atau mengurangi volume produksi karena harga jual belum naik. Beberapa perajin bahkan terpaksa menghentikan produksi akibat keuntungan yang semakin menipis.
Bagikan
Berita terkait
Harga Kedelai Impor Naik, Begini Nasib Harga Tahu-Tempe di Pasaran
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.50
Bukan Harga Kedelai, Ini yang Paling Dikhawatirkan Pengrajin Tahu dan Tempe
JawaPos · 16 September 2026 pukul 21.47
Kepastian Pasokan Kedelai Faktor Penting Produksi Tahu Tempe
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.35
Gawat! Aksi Iran di Selat Hormuz Merusak Produksi Pangan Dunia
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 14.07