Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mengejutkan! Kurang dari Separuh Nasabah RI Kenal LPS

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis BPS menunjukkan masih rendahnya pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan, 62,51% penduduk usia 15-79 tahun yang memiliki rekening simpanan sudah tahu bahwa simpanannya dijamin. Namun, dari kelompok tersebut hanya 46,31% yang mengetahui LPS. Artinya, masih ada kesenjangan antara pengetahuan tentang adanya jaminan simpanan dan pemahaman tentang lembaga penjaminnya.

Berdasarkan tingkat pendidikan, masyarakat dengan pendidikan perguruan tinggi paling banyak mengetahui jaminan simpanan, yaitu 85,26%. Berdasarkan nilai simpanan, pemilik rekening Rp100 juta-Rp500 juta memiliki tingkat pengetahuan tertinggi, sekitar 92,5%. Secara regional, Papua mencatat tingkat pengetahuan tertinggi (77,14%), disusul DKI Jakarta (76,39%) dan Kalimantan Timur (74,73%). Sebaliknya, Papua Pegunungan, Gorontalo, dan Sulawesi Selatan termasuk provinsi dengan tingkat pengetahuan rendah.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menyatakan akan fokus memberi edukasi kepada masyarakat berpendidikan SMA ke bawah. Menurutnya, pengenalan masyarakat terhadap penjaminan simpanan sudah cukup luas tetapi belum kuat. Ia menekankan edukasi harus lebih terarah, sederhana, dan dekat dengan masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait