Bos LPS Sebut Masyarakat Masih Mengira BI Jamin Tabungan: Literasi Diperkuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan di tengah masyarakat, terutama setelah hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang menunjukkan masih rendahnya pemahaman publik terhadap peran penjaminan simpanan dan polis asuransi. Hasil survei mengungkapkan bahwa hanya sekitar 62,51% dari 150 juta penduduk berusia 15-79 tahun yang memiliki rekening simpanan mengetahui dana mereka dijamin, sementara hanya 46,31% yang menyadari penjaminan diselenggarakan oleh LPS. Pemahaman ini bervariasi berdasarkan pendidikan, dengan kelompok berpendidikan tinggi mencapai 85,26%, dan nilai simpanan, di mana pemilik rekening Rp100 juta-Rp500 juta paling mengenali peran LPS (92,6%).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 22.20
SNLIK 2026: 87,53% Pemilik Asuransi Non-BPJS Tak Tahu Polisnya Dijamin
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.00
Ubah Strategi, LPS Bidik Warga Berpendidikan SMA dan Rekening Kecil
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 11.15
Sulut hingga Papua Jadi Fokus Edukasi Jaminan Simpanan LPS
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.30
Terungkap! 87% Pemilik Asuransi Tak Tahu Polisnya Bakal Dijamin LPS
Berita terkait
Mengejutkan! Kurang dari Separuh Nasabah RI Kenal LPS
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.00
Data BPS: 62,5% Nasabah RI Sudah Tahu Simpanannya Dijamin LPS
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.00
LPS: Literasi Penjaminan Simpanan Masih Perlu Diperkuat
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 09.00
BPS-OJK Umumkan Indeks Literasi dan Keuangan Masyarakat Meningkat
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.14