Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ubah Strategi, LPS Bidik Warga Berpendidikan SMA dan Rekening Kecil

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 menunjukkan bahwa 62,51% penduduk Indonesia berusia 15-79 tahun mengetahui simpanan mereka dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sementara 46,31% dari mereka menyadari keberadaan LPS atau pernah melihat logonya. Namun, pengetahuan terkait penjaminan polis asuransi masih rendah, hanya 12,47% pemegang polis asuransi selain BPJS yang memahami hal tersebut.

Berdasarkan hasil survei, LPS akan mengubah strategi edukasi keuangan untuk lebih menargetkan kelompok yang kurang literat, termasuk warga berpendidikan SMA/sederajat, penghasilan di bawah Rp 3,5 juta per bulum, dan nasabah dengan simpanan di bawah Rp 100 juta. LPS akan menggunakan pendekatan ramah publik seperti bahasa sehari-hari, video pendek, dan infografis, serta memperluas arena edukasi ke pasar, koperasi, dan BPR.

Untuk nasabah dengan simpanan di bawah Rp 100 juta, LPS akan menyebarkan informasi penjaminan melalui proses pembukaan rekening, aplikasi perbankan, dan layar ATM. Sementara untuk perempuan dan lansia di wilayah perdesaran, pendekatan tatap muka langsung akan tetap menjadi prioritas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait