Purbaya: Pajak Per Juli 2026 Mencapai Rp1.224,3 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penerimaan pajak per Juli 2026 mencapai Rp1.224,3 triliun dengan pertumbuhan 23,7% year-on-year (yoy), tanpa kenaikan tarif pajak atau jenis pajak baru. Strategi pemerintah fokus pada perbaikan administrasi, pengawasan, tata kelola, serta penutupan kebocoran sistem perpajakan. Realisasi belanja negara per Juli 2026 mencapai Rp1.969,6 triliun dengan pertumbuhan 18,62% yoy. Defisit APBN berada pada posisi terjaga Rp235,6 triliun (0,91% PDB), dengan perkiraan defisit akhir tahun 2,85% PDB. Pendapatan negara per Juni 2026 mencapai Rp1.459,4 triliun (21,4% yoy), terdiri dari pajak Rp1.035,7 triliun (24,6% yoy), kepabeanan dan cukai Rp145 triliun (3,4% yoy), serta PNBP Rp271 triliun (21,6% yoy). Belanja pemerintah pusat mendominasi Rp1.298,6 triliun (29,4% yoy).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 18.20
Purbaya sebut pajak Juli tumbuh 23,7 persen, capai Rp1.224,3 triliun
Detik.com · 10 September 2026 pukul 16.01
Purbaya Rombak Ratusan Pejabat Kementerian Keuangan
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 19.18
Penerimaan Pajak Tumbuh 23,7% Per Juli 2026, Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.45
Harga Minyak Tembus 100 Dolar, Menkeu Purbaya Jamin Defisit APBN Aman
Berita terkait
Penerimaan Negara Naik 30%, Purbaya Puji Kinerja Ditjen Pajak
Detik.com · 3 September 2026 pukul 18.30
Penerimaan Pajak Naik 30 Persen, Purbaya Targetkan Pendapatan Negara Rp3.426 Triliun
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 21.58
Prabowo Beberkan Kinerja APBN hingga Juli 2026, Defisit 0,91 Persen PDB
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.44
Puan Minta Defisit APBN-Utang Dikelola Hati-hati dan Bertanggung Jawab
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.15