Menkeu Minta Bea Cukai Perkuat Pengawasan Barang Ilegal-Tingkatkan Kepercayaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperkuat pengawasan terhadap barang ilegal sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat. Tantangan yang dihadapi meliputi dinamika geopolitik, perkembangan perdagangan, dan teknologi, serta penyebaran barang ilegal seperti narkotika, komoditas strategis (emas, nikel), hingga beras dan ballpress yang merugikan UMKM, penjahit, dan petani. DJBC juga dituntut mempercepat layanan, transparan, dan bersinergi dengan pemerintah lain untuk mendukung ekspor dan pertumbuhan ekonomi. Hingga September 2026, penerimaan Bea Cukai mencapai Rp240,28 triliun (71,51% dari target APBN), tumbuh 8,57% dibandingkan tahun sebelumnya. Suahasil menekankan bahwa penguatan DJBC harus berfokus pada sumber daya manusia kompeten, teknologi dan intelijen yang kuat, serta proses bisnis yang efektif. Keberhasilan pengawasan tidak hanya diukur dari jumlah penindakan, tetapi juga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 11.56
Penerimaan Bea Cukai Rp240,28 Triliun, Pengawasan Impor Ilegal Diperketat
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 14.56
Menkeu Desak Bea Cukai Perkuat Penindakan Barang Ilegal
ANTARA News · 6 Oktober 2026 pukul 14.02
Menkeu: Penerimaan bea cukai capai Rp240,28 triliun per September
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 20.45
Dear Pelaku UMKM, Teknologi Ini Bisa Bikin Bisnis Lebih Cuan-Berkembang
Berita terkait
Suahasil Mau Bersih-Bersih di Bea Cukai, Integritas Pegawai Jadi Harga Mati
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 16.45
Deretan Orang Terkuat di Jagat AI Kumpul Bareng Trump, Ini Hasilnya
Detik.com · 30 September 2026 pukul 10.15
Ekspor Perikanan Tembus 676,96 Ton, Bea Cukai Perkuat Fasilitasi hingga Agustus 2026
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 15.19
Hingga Agustus, Bea Cukai Jagoi Babang Fasilitasi Ekspor 676,96 Ton Komoditas Perikanan
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 14.43